Arsenal Terhenti di Brentford Arteta Sebut Rasanya Seperti Kasino

Bagikan

Arsenal harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Brentford di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2). Keunggulan Noni Madueke tidak cukup untuk membawa kemenangan karena Brentford menyamakan kedudukan lewat Keane Lewis-Potter.

Arsenal Terhenti di Brentford Arteta Sebut Rasanya Seperti Kasino

Arsenal sempat mendominasi babak kedua dan menciptakan sejumlah peluang emas, termasuk situasi satu lawan satu bagi Gabriel Martinelli, namun gagal dimaksimalkan. Kekalahan peluang ini membuat jarak ke puncak klasemen semakin tipis, hanya unggul empat poin.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Dengan hanya dua kemenangan dalam enam laga terakhir, The Gunners memasuki periode kritis dalam persaingan gelar Liga Inggris. Hasil imbang ini menjadi peringatan bahwa konsistensi menjadi kunci di sisa musim.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Evaluasi Arteta soal Permainan

Mikel Arteta mengakui kesulitan Arsenal menghadapi skema bola mati Brentford. Ia berkata, “Ketika Brentford menjalankan bola mati, rasanya seperti kasino. Apa pun bisa terjadi.” Arteta menyoroti kurangnya ketenangan setelah gol Madueke.

Kesalahan sapuan, pemberian tendangan bebas, dan ruang antar lini yang terbuka membuat Brentford mampu memanfaatkan peluang mereka. Pergantian Eberechi Eze disebut sebagai keputusan taktis untuk menyesuaikan pressing lawan.

Meski telah melakukan penyesuaian, Arsenal tetap menyesali peluang Martinelli di menit akhir. Arteta menekankan bahwa meski ada momen emas, hasil akhir menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan fokus dan ketenangan tim di laga berikutnya.

Baca Juga: Guardiola Kecewa Marc Guehi Tidak Bisa Bela Man City di Final

Perspektif Pemain Arsenal

Arsenal Terhenti di Brentford Arteta Sebut Rasanya Seperti Kasino

Gelandang Declan Rice menekankan pentingnya menjaga perspektif di fase krusial musim. Ia menyebut perjalanan Arsenal bak rollercoaster karena performa tim bervariasi di setiap fase pertandingan.

“Kami menghadapi tim-tim terbaik setiap pekannya. Kita harus fokus pada apa yang bisa dikendalikan dan menutup telinga dari kebisingan luar,” ucap Rice. Ia menekankan satu poin tambahan tetap berharga, meski kemenangan tentu lebih diinginkan.

Kiper David Raya juga menyuarakan pesan serupa. Ia menegaskan tim harus tetap kompak dan mempersiapkan diri menghadapi laga-laga berikutnya, meski tempat tandang seperti Gtech Community Stadium selalu menjadi ujian berat.

Ujian Berat Menanti Arsenal

Arsenal kini harus menghadapi jadwal padat yang akan menguji kedalaman skuad dan mental. Mereka akan bertemu Wigan Athletic di Piala FA dan kemudian melawan Wolves di Liga Inggris. Pertandingan paling krusial menanti saat Arsenal bertandang ke Manchester City pada 18 April. Laga ini diprediksi menjadi duel penentu gelar Liga Inggris, di mana manajemen tekanan dan konsistensi performa akan sangat menentukan posisi The Gunners di puncak klasemen.

Dengan 12 pertandingan tersisa, Arsenal harus tetap fokus, menjaga ketenangan, dan memaksimalkan setiap peluang untuk mempertahankan peluang juara. Setiap kesalahan bisa menjadi kritis dalam persaingan ketat musim ini. Manfaatkan juga waktu luang Anda untuk mengetahui lebih banyak lagi berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan mengklik goaledn.com.