Kebanggaan Calvin Verdonk Menjadi Energi Baru Skuad Garuda

Bagikan

Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan mengenakan seragam merah putih kebanggaan.

Kebanggaan Calvin Verdonk Menjadi Energi Baru Skuad Garuda

Verdonk merasa seperti di rumah sendiri saat mewakili negara ini dan percaya bahwa bersama-sama, banyak hal dapat dicapai. Pemain berusia 27 tahun ini telah menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia, kehadirannya di lini pertahanan sayap kiri sulit tergantikan sejak era kepelatihan Shin Tae-yong hingga kini di bawah arahan Patrick Kluivert. Berikut ini, kmai akan memberikan informasi menari tentang dunia olahraga sepak bola internasional dan pastinya anda bisa langsung klik link GOAL EDN.

tebak skor hadiah pulsa

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

Kiprah Verdonk di Timnas Indonesia

Calvin Verdonk telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Timnas Indonesia sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 4 Juni 2024. Pengambilan sumpah WNI-nya dilakukan di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, menandai babak baru dalam karier sepak bolanya. Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 11 Juni 2024, dalam pertandingan melawan Filipina pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam laga tersebut, Verdonk berhasil membantu tim meraih kemenangan 2-0, sebuah awal yang manis bagi perjalanan kariernya bersama skuad Garuda. Sejak debutnya, Verdonk selalu menjadi pilihan utama dan tidak tergantikan dalam delapan pertandingan berikutnya. Kepercayaan yang diberikan pelatih kepadanya membuktikan kualitas dan kontribusi yang ia berikan untuk tim.

Verdonk seolah memiliki “tenaga dan napas kuda,” selalu bermain penuh dalam dua pertandingan terakhir Timnas Indonesia. Baik di markas Australia maupun di Jakarta menghadapi Bahrain pada matchday ketujuh dan kedelapan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, 20 dan 25 Maret 2025. Kemampuannya dalam mengawal posisi pertahanan sayap kiri menjadikannya aset berharga bagi tim. Kehadirannya di lapangan selalu memberikan rasa aman bagi lini belakang.

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Performa Verdonk di Level Klub

Performa Verdonk di Level Klub

Calvin Verdonk saat ini bermain untuk NEC Nijmegen, yang bergabung dengan klub tersebut pada musim panas 2022. Sebagai seorang bek, Verdonk menunjukkan kemampuan yang solid dalam merebut kembali penguasaan bola. Ia dikenal sebagai pemain bertahan yang tangguh, dengan kemampuannya memenangkan duel dan melakukan intersepsi yang berkontribusi pada soliditas pertahanan tim.

Verdonk juga memiliki kemampuan untuk melakukan umpan progresif, menunjukkan visi dan tekniknya dalam transisi permainan yang efektif. Meskipun memiliki keterlibatan yang besar dalam penguasaan bola, akurasi umpannya masih perlu ditingkatkan. Selain itu, Verdonk juga memiliki kemampuan untuk bermain sebagai bek tengah, di mana kemampuan aerial dan kekuatan fisiknya sangat berguna.

Pada musim 2024-2025, Verdonk mengambil 22 tembakan, mencetak 1 gol, dengan rata-rata 0.04 xG per tembakan. Gol tersebut dicetak dengan kaki kiri dari 19 percobaan, dengan tingkat konversi 5.26% dan 0.03 xG per tembakan. Secara keseluruhan, statistik Verdonk menunjukkan bahwa ia adalah seorang bek yang rajin dan menggabungkan kemampuan bertahan dengan kapasitas untuk memulai serangan.

Baca Juga: Sudah Ketok Palu! MU Resmi Targetkan Victor Osimhen di Musim Panas 2025

Pengalaman Verdonk Bersama Timnas Indonesia di Mata Media Belanda

Media Belanda, Voetbal Primeur, menyoroti pengalaman Calvin Verdonk setelah membela Timnas Indonesia dalam dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada FIFA Matchday Maret 2025. Verdonk bermain sebagai starter selama 90 menit saat Timnas Indonesia bertandang ke Australia pada 20 Maret 2025 dan saat melawan Timnas Bahrain lima hari setelahnya.

Dalam wawancaranya dengan Voetbal Primeur, Verdonk menyampaikan beberapa pandangannya mengenai pengalamannya tersebut. Verdonk mengakui bahwa pertandingan pertama melawan Australia tidak berjalan dengan baik.

Ia merasa timnya tidak bermain terlalu buruk, tetapi mengakui bahwa Australia berhasil memanfaatkan peluang dari sepak pojok dan penalti. Verdonk juga menyoroti kegagalan Timnas Indonesia dalam mengeksekusi penalti, yang semakin memperburuk keadaan. Meskipun demikian, Verdonk memberikan apresiasi terhadap dukungan suporter Timnas Indonesia, terutama saat bermain di kandang.