Absennya Cristiano Ronaldo dari skuad Al Nassr saat menghadapi Al Riyadh di Liga Pro Saudi menjadi sorotan besar. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 tersebut, nama bintang asal Portugal itu tidak tercantum dalam daftar pemain.

Menurut laporan, ketidakhadiran Ronaldo bukan disebabkan oleh cedera ataupun keputusan teknis pelatih. Ia disebut sengaja absen sebagai bentuk protes terhadap Dana Investasi Publik Arab Saudi atau PIF, yang dinilainya kurang serius memperkuat Al Nassr.
Ronaldo merasa perlakuan PIF terhadap Al Nassr berbeda dibanding klub-klub lain yang juga berada di bawah naungan dana tersebut. Ketimpangan aktivitas transfer inilah yang memicu kekecewaan mendalam sang megabintang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kemenangan Al Nassr Tanpa Ronaldo dan Peran Sadio Mane
Meski tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, Al Nassr tetap mampu meraih kemenangan penting atas Al Riyadh. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh mantan penyerang Liverpool, Sadio Mane.
Gol tersebut menjaga jarak Al Nassr dengan pemuncak klasemen Al Hilal tetap tipis, hanya terpaut satu poin. Namun, kemenangan itu tidak sepenuhnya menutupi absennya sosok Ronaldo, yang selama ini menjadi ikon tim.
Sejak bergabung pada 2023, Ronaldo telah mencetak 91 gol dari 95 pertandingan Liga Pro Saudi. Kontribusi besar tersebut membuat ketidakhadirannya terasa signifikan, baik secara teknis maupun psikologis bagi tim.
Baca Juga: Isyarat Misterius Neymar: Kontrak Baru di Santos hingga 2026?
Minimnya Aktivitas Transfer Al Nassr Jadi Sumber Frustrasi

Kekecewaan Ronaldo berakar dari minimnya pergerakan Al Nassr di bursa transfer Januari. Klub hanya mendatangkan gelandang Irak U-23, Haydeer Abdulkareem, yang bahkan belum menjalani debutnya.
Situasi ini sangat kontras dengan aktivitas Al Hilal, yang agresif merekrut sejumlah pemain baru. Nama-nama seperti Karim Benzema, Pablo Mari, hingga talenta muda Mohamed Meïté memperlihatkan keseriusan Al Hilal dalam memperkuat skuad.
Ronaldo menilai kurangnya dukungan transfer ini menghambat ambisi Al Nassr untuk bersaing merebut gelar juara liga, terutama saat rival utama justru semakin kuat.
Masa Depan Ronaldo dan Tantangan Al Nassr ke Depan
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, sebelumnya mengakui keterbatasan klub di bursa transfer musim dingin. Ia menyebut kendala finansial dan kuota pemain asing sebagai alasan utama sulitnya mendatangkan pemain baru.
Meski demikian, Ronaldo berharap adanya langkah konkret untuk meningkatkan kualitas tim. Dengan usianya yang akan menginjak 41 tahun, ia ingin memaksimalkan sisa kariernya dengan bersaing di level tertinggi.
Ronaldo sendiri baru saja menandatangani kontrak baru yang mengikatnya hingga Juni 2027. Kini, tantangan terbesar Al Nassr adalah meredakan ketegangan dengan sang bintang dan memastikan ambisi juara tetap terjaga. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goaledn.com.
